Sebut Dito Mahendra Coba Kabur ke Luar Negeri, Nikita Mirzani: Coba Pak Buruan Dicari

Nikita pun meminta kepada KPK hingga Polri untuk segera mencari, menangkap dan menahan Dito Mahendra.

Abe Chan
Jum'at, 31 Maret 2023 | 13:59 WIB
Sebut Dito Mahendra Coba Kabur ke Luar Negeri, Nikita Mirzani: Coba Pak Buruan Dicari
Nikita Mirzani. (Instagramn @nikitamirzanimawardi_172)

Suara Sumatera - Nikita Mirzani memberikan informasi kepada KPK dan Polri. Nikita menyebut bahwa Dito Mahendra mencoba melarikan diri ke luar negeri. 

Hal itu dikatakan ibu tiga anak ini dalam video yang diunggah di Insta Story-nya dikutip suara sumatera, Jumat (31/3/2023). 

"Aku mau menginformasikan untuk bapak-bapak KPK dan aparatur negara khususnya kepolisian Republik Indonesia bahwasanya Dito Mahendra gembrot yang hari ini dipanggil KPK dan di panggil pihak kepolisian tidak hadir. Dia mau mencoba melarikan diri pak," kata Nikita.

Nikita pun meminta kepada KPK hingga Polri untuk segera mencari, menangkap dan menahan Dito Mahendra.

Baca Juga:Solusi Keuangan Inklusif, Layanan Credit Score CBI Mampu Mitigasi Risiko secara Sehat

"Dia lagi apply visa Amerika dan Eropa. Coba pak buruan dicari, ditangkap, ditahan," ungkapnya. 

Melansir suara.com, KPK menyebut 15 pucuk senjata api yang ditemukan di rumah Dito Mahendra bukan senjata untuk olah raga berburu. 

"Senjata apinya juga bukan senjata api untuk olah raga, bukan juga untuk berburu, tapi senjata api untuk tempur dan ada peluru tajamnya," kata Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur.

Dirinya mengatakan bahwa informasi yang diterima dari Bareskrim Polri terdapat beberapa senjata tidak memiliki surat-surat resmi.

"Ada beberapa yang tidak memiliki surat-surat. Itu sepenuhnya ditangani pihak kepolisian. 15 pucuk senjata itu tidak terkait dengan tindak pidana korupsinya," ujar Asep.

Baca Juga:Marshel Widianto Ngaku Tak Pernah Pacaran dengan Celine Evangelista, Buntut Kedekatan yang Dinilai Gimmick

Ditemukan saat Geledah Rumah

Diberitakan, sebanyak 15 pucuk senjata api ditemukan KPK saat menggeledah rumah Dito di kawasan Jakarta Selatan pada Senin (13/3/2023).

Rinciannya lima pistol berjenis Glock, satu pistol S & W, satu pistol Kimber Micro, serta delapan senjata api laras panjang.

KPK sudah sempat melakukan pemeriksaan terhadap Dito pada Senin 6 Januari 2023 lalu. Pada pemeriksaan itu, KPK mendalami pengetahuannya soal dugaan aliran dana suap yang menjerat Nurhadi.

"Didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan dugaan adanya aliran uang dan pembelian barang bernilai ekonomis oleh tersangka NHD (Nurhadi) yang diduga dari pengurusan perkara di MA," kata Ali.

KPK kembali membuka proses penyidikan kasus suap Nurhadi pada April 2021. Hal dilakukan KPK setelah Nurhadi dan menantunya Rezky divonis 6 tahun penjara dan denda Rp 500 juta di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Pengembangan kembali dilakukan KPK, setelah menemukan sejumlah fakta untuk menjerat pihak lainnya.

REKOMENDASI

BERITA TERKAIT

Entertainment

Terkini

Tampilkan lebih banyak